MENYAMBUT MUSIM HUJAN, DENGAN SUMUR RESAPAN


Saat ini saya sedang mendapatkan amanah untuk  mengabdi di sebuah Sekolah Dasar Negeri di Kabupaten Gresik. Salah satu Program dari Kabupaten Gresik yang sedang booming adalah tentang Adiwiyata. Tak ketinggalan, SD Negeri 4 Randuagung juga ikut andil dalam pelaksanaan program tersebut.
Adiwiyata ini dicanangkan untuk mendorong sekolah-sekolah yang ada di Indonesia untuk dapat ikut serta dalam upaya pelestarian lingkungan, dan pembangunan berkelanjutan bagi kepentingan generasi sekarang dan yang akan datang.
Pada postingan sebelumnya, telah saya bahas tentang beberapa cara yang bisa kita lakukan untuk menyimpan air hujan. Nah pada kesempatan kali ini, akan saya bahas lebih mendalam tentang cara pembuatan sumur resapan.
Apa saja alat dan bahan yang kita butuhkan?
1.       5 Buis beton
2.       Alat penggali
3.       Penutup bis
4.       Bak kontrol
5.       Pipa paralon
6.       Air
Langkah pembuatan:
1.       Pilih lokasi yang dekat dengan tempat jatuhnya air hujan dari atas atap
Minimal 5 menetr dariseptic tank, atau 1 meter dari pondasi bangunan
2.       Buatlah lobang sesuai dengan ukuran buis yang sudah anda siapkan
3.       Berikan air pada saat menggali lubang agar tanah lebih mudah digali
4.       Masukkan buis sampai pada kedalaman yang diinginkan
5.       Buatlah saluran pemasukan yang mengalirkan air hujan dari talang ke dalam sumur resapan dengan menggunakan pipa paralon.
6.       Buatlah saluran pembuangan dari sumur resapan menuju parit yang berfungsi membuang limpahan air saat sumur resapan kelebihan air
7.       Tutup buis menggunakan plat beton kemudian diurug mrnggunakan tanah


mudah kan cara membuatnya? meski demikian, tenaga dan biaya yang diperlukan untuk membuat sumur resapan memang lebih besar daripada membuat biopori

Komentar