Hujan tiba, berkah atau bencana?


Mendekati pertengahan bulan November 2018, cuaca di daerah tempat tinggal saya (Gresik) dapat dengan cepat berubah dari panas ke mendung, balik lagi ke panas. Mengutip dari pernyataan Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi , dan Geofisika, Dwikorita Karnawati mengatakan  bahwa musim penghujan di Indonesia akan terjadi mulai Oktober-November 2018. Sementara puncak musim penghujan akan tejadi pada Januari-Februari 2019 dalam VIVA.co.id
Baru masuk di pertengahan bulan November 2018, sudah ada beberapa daerah yang masuk di layar kaca dalam pemberitaan Bencana Banjir. Miris ya...padahal ini belum menyambut puncak musim penghujan lho. Sekian lama kita menunggu datangnya air dari langit, berharap kemarau segera berakhir, giliran di datangi beberapa kali hujan sudah banjir.
Itu artinya kita butuh sarana yang bisa digunakan untuk menyimpan air hujan. Sedangkan kita tahu, pertumbuhan penduduk yang padat, revolusi industri yang pesat rupanya menjadi salah satu penyebab adanya pembukaan lahan. Lahan terbuka yang tadinya bisa menampung tetesan air langit, harus di tutup oleh pabrik, pemukiman, mall dsb. Pohon-pohon yang tadinya membantu menyimpan cadangan air hujan juga turut di tebang.
Lalu apa saja yang bisa kita lakukan untuk menyimpan sedikit air hujan tersebut, setidaknya dalam lingkup keluarga kita sendiri?
Ada beberapa cara yang bisa kita lakukan untuk membantu menyimpan sumber daya alam tersebut:

1.       Sumur resapan
Sumur resapan berfungsi sebagai tempat untuk menampung air hujan yang jatuh di atas atap rumah dan meresapkannya ke dalam tanah. Sumur resapan ini dapat memberikan imbuhan air secara buatan dengan cara menginjeksikan air hujan ke dalam tanah.


Hasil gambar untuk gambar sumur resapan
sumber: www.google.com

2.       Biopori
Biopori adalah lubang silindris yang dibuat vertikal ke dalam tanah sebagai metode resapan air yang ditujukan untuk mengatasi genangan air dengan cara meningkatkan daya serap air pada tanah

Hasil gambar untuk gambar biopori

3.       Menanam pohon

Bagaimana bisa pohon dapat menjadi tempat menyimpan air hujan? Pada saat hujan turun, air hujan langsung masuk ke dalam tanah, nah akar-akar pohon ini bisa menyerap air hujan yang meresap ke dalam tanah tersebut.
                Jika tidak ada pohon, maka air hujan itu tentu akan langsung terbuang begitu saja di sungai ataupun ke laut sehingga makhluk hidup akan kekurangan sumber air.


Gambar terkait

Komentar