Mengenal Diare pada anak

Jangan sepelekan DIARE!!
Apa kabar pembaca? Semoga sehat selalu ya...
 Menangani Diare pada Bayi-Alodokter
Kesehatan kita sedang diuji kalau musimnya seperti sekarang ini. Sebentar panas, sebentar hujan. Banyak penyakit yang mudah berkembang pada musim pancaroba seperti ini. Sedikit berbagi cerita tentang pengalaman saya kemarin ketika Nesha diare. Tengah malam badannya yang memang sudah anget sejak pagi, mendadak mengigil. Nafasnya tersengal-sengal sampai terbatuk, saya cek suhu ternyata sudah 39,3 derajat celcius. Padahal sebelumnya meskipun panas dengan suhu diatas 39 derajat dia fine meski sedikit rewel. Karena suhunya belum turun setelah diberikan obat penurun panas, artinya ada masalah lain. Panik? Iya, tentu saja. Biasanya dia masih tetap aktif meski sedang sakit. Baiklah harus diberikan penanganan lanjutan ke tim medis. Tapi tidak ada penanganan yang gawat, hanya obat jalan saja,,,alhamdulillah
Menurut Badan Kesehatan Dunia (WHO), diare masih menjadi penyebab nomor satu kematian balita di dunia. Di Indonesia, diare adalah penyebab kematian balita kedua setelah Infeksi Saluran Pernafasan Akut.
Diare merupakan penyakit yang kerap dialami balita dan bisa terjadi kapan saja tanpa diduga. Tanda balita terkena diare, biasanya frekuensi Buang Air Besar (BAB) lebih dari 3 kali dalam 24 jam. Perhatikan pula bentuk feses anak. Bila tinjanya berair maka sudah dipastikan balita terkena diare.
Nah,  mengatasi diare pada balita tidak perlu panik dengan tergesa-gesa membawanya ke rumah sakit. Karena menurut dr. Attila Dewanti, SpA dari Brawijaya Women And Children Hospital, kamu bisa melakukan perawatan di rumah untuk mengatasi diare pada balita.

Sebelumnya, mari kita lihat ciri-ciri diare pada anak:
1.      Anak mengalami muntah-muntah.
2.      Badan anak terlihat lesu dan lemah.
3.      Anak mengalami buang air besar terus-menerus.
4.      Terjadi demam atau badannya panas.
5.      Anak tidak nafsu makan.
6.      Terdapat darah dan lendir pada tinja atau kotoran.


Saat bayi diare, keseimbangan air dan garam (elektrolit) di dalam tubuhnya terganggu. Kondisi ini dapat memicu dehidrasi yang dapat mengancam nyawa, terutama pada bayi yang baru lahir. Diare merupakan reaksi alami tubuh untuk mengeluarkan racun di dalam tubuhnya, yang patut kita waspadai adalah Dehidrasi.

Komentar